1 kam.bing ki 1 n binatang pemamah biak dan pemakan rumput (daun-daunan) berkuku genap, tanduknya bergeronggang, biasanya dipelihara sbg hewan ternak untuk diambil daging, susu, kadang-kadang bulunya capra; bagai -- dibawa ke air, pb ki 1 enggan sekali mengerjakan suatu pekerjaan ; bagai -- harga dua kupang, pb ki 1 berkelakuan yg kurang senonoh ; bagai -- harga dua kupang, pb ki 1 kekanak-kanakan ; spt -- dikupas hidup-hidup, pb ki 1 menderita takut (sakit dsb) yg amat sangat ; spt -- putus tali, pb ki 1 lekas atau cepat pergi dsb ; -- angora ki 1 kambing yg berbulu panjang, halus, dan putih mulus ; -- arab ki 1 kambing gibas ; -- benggala ki 1 kambing yg besar, berte-linga terkulai, dan banyak air susunya ; -- etawa ki 1 kambing yg b erasal dr etawa, india, berbadan besar (dapat mencapai tinggi 90 cm), hidungnya melengkung, telinga besar dan panjang ter-kulai ke bawah, biasa dipelihara sbg kambing perah ; -- gunung ki 1 kambing yg bertubuh agak kecil, pandai sekali melompat di lereng-lereng bukit ; -- gurun ki 1 kambing gunung ; -- hutan ki 1 kambing liar yg hidup di hutan, bentuk badan lebih besar dp kambing biasa, berbulu agak lebat dan kasar nemorrhaedus sumatrensis; -- kacang ki 1 kambing yg perawakannya lebih kecil dp kambing biasa ; -- kebiri ki 1 kambing jantan yg biji zakarnya telah diambil, biasanya untuk dijadikan kambing potong ; -- kibas ki 1 kambing yg berbulu tebal, kalau sudah panjang melingkar atau keriting, berekor lebar; domba; kambing arab ; -- perah ki 1 kambing yg dipelihara untuk diambil air susunya ; -- randuk ki 1 kambing yg bulunya panjang-panjang, terutama bulu pd leher ; -- umbaran ki 1 kambing yg dipelihara secara bebas di padang penggembalaan alam (tidak dikandangkan)

2 kam.bing ki 1 n ; rumput -- ki 1 tanaman untuk mengobati luka

3 kam.bing ki 1 n ; ikan -- ki 1 pomacanthus annuliris
kam.bing n ki 1 orang yg dl suatu peristiwa sebenarnya tidak bersalah, tetapi dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan
meng.kam.bing.hi.tam.kan v ki 1 menjadikan kambing hitam; mempersalahkan; menuduh bersalah: sikapnya selalu ~ orang lain, sedangkan sebenarnya dia sendiri yg berbuat