1 ta.nah ki 1 n permukaan bumi atau lapisan bumi yg di atas sekali: hujan membasahi ~; ki 2 n keadaan bumi di suatu tempat: ~nya gersang, tidak dapat ditanami; ki 3 n permukaan bumi yg diberi batas: pemerintah menyediakan ~ seluas tiga hektar untuk pemukiman para transmigran; ki 4 n daratan: penerjun payung itu tewas setelah jatuh terhempas di ~; ki 5 n permukaan bumi yg terbatas yg ditempati suatu bangsa yg di-perintah suatu negara atau menjadi daerah negara; negeri; negara: ~ eropa ; ~ melayu ; ~ toraja; ~ eropa ; ki 6 n bahan-bahan dr bumi; bumi sbg bahan sesuatu (pasir, napal, cadas, dsb): bata dan genteng dibuat dr ~; ki 7 n dasar (warna, cat, dsb): kain itu ~nya putih, coraknya cokelat dan hitam; -- lembah kandungan air, kayu bengkok titian kera, pb ki 1 kejahatan tidak terjadi kalau tidak disebabkan oleh keadaan lain ; di mana -- dipijak, di situ langit dijunjung, pb ki 1 hendaklah mengikuti adat negeri yg didiami ; mendapati -- terbalik, pb ki 1 mendapati mayat sudah terkubur ; dp hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang --, pb ki 1 dp menanggung malu lebih baik mati ; spt Belanda minta --, diberi kuku hendak menggarut, pb ki 1 diberi sedikit hendak banyak ; gerakan di bawah --, ki ki 1 gerakan gelap (rahasia) ; -- adat ki 1 tanah milik yg diatur menurut hukum adat ; -- air ki 1 ne-geri tempat kelahiran ; -- basah ki 1 tanah persawahan (rawa dsb) ; -- beku ki 1 tanah yg suhunya 0 \super o celsius atau di bawah 0 \sub o celsius dan mengandung es dan uap air, tetapi tidak mengandung air cair ; -- bencah ki 1 tanah yg berpaya-paya; tanah yg becek ; -- bendang ki 1 tanah untuk sawah; tanah persawahan ; -- bengkok ki 1 tanah yg diterima (untuk diusahakan) sbg pengganti gaji (sbg pamong desa dsb) ; -- bengkok ki 1 tanah yg diterima (untuk diusahakan) dl kaitan dng jabatan yg dipegangnya; tanah jabatan ; -- bera ki 1 tanah yg dibiarkan tidak ditanami agar kesuburannya pulih kembali ; -- beroya ki 1 pasir yg hanyut ; -- berumput ki 1 tanah yg tertutup oleh rumput tinggi yg tetap, tidak terlindung, tidak terhalang, dan terbuka thd cuaca ; -- bijana ki 1 tanah kelahiran ; -- darat ki 1 tanah yg bukan persawahan (rawa-rawa, pertambakan, dsb) ; -- datar ki 1 tanah yg rata; dataran rendah ; -- daun ki 1 tanah yg terjadi dr daun-daun yg sudah lama dipendam; humus ; -- dingin ki 1 negeri yg berhawa dingin (eropa) ; -- garapan ki 1 tanah negara (perkebunan dsb) yg digarap oleh penduduk untuk ditanami padi dsb ; -- gembur ki 1 tanah yg subur dan berderai-derai, lunak, dan lembik (tidak padat) terdiri atas campuran pasir, tanah liat, dan bahan organik lain ; -- genting ki Geo 1 tanah sempit yg menghubungkan dng dua bagian daratan yg lebih luas ; -- gersang ki 1 tanah yg kering dan tidak subur ; -- goyang ki 1 gempa bumi ; -- gundul ki 1 tanah yg sama sekali tidak ada pohon-pohonan di atasnya ; -- guntai ki 1 t anah yg pemiliknya bukan penduduk daerah bersangkutan; absente ; -- hidup ki 1 tanah yg diusahakan (ditanami dsb) ; -- kampung ki 1 pekarangan ; -- kampung ki 1 tanah yg bukan untuk persawahan (perladangan, perkebunan, dsb) ; -- kerajaan ki 1 tanah milik raja ; -- kerajaan ki 1 tanah milik negara ; -- kering ki 1 tanah perladangan (tegalan dsb) ; -- kosong ki 1 tanah (pekarangan) yg tidak didiami atau diusahakan ; -- kritis ki Geo 1 tanah yg menderita erosi secara parah dan menuju kpd ketan-dusan ; -- kuburan ki 1 tanah milik desa (negara dsb) yg khusus disediakan untuk kuburan ; -- kuripan ki 1 tanah milik perseorangan ; -- kurus ki 1 tanah yg kurang subur ; -- labu ki 1 tanah daun ; -- laku ki 1 humus ; -- lapang ki 1 tanah yg luas dan hanya ditumbuhi rumput ; -- ledok ki 1 dataran rendah ; -- ledok ki 1 tanah yg dalam dan bulat bentuknya ; -- leluhur ki 1 negeri asal orang-orang pendatang; negeri nenek moyang ; -- lembut ki 1 tanah gembur dan halus, tanpa ada kemungkinan untuk menjadi keras ; -- liat ki 1 tanah yg lekat; lembung ; -- longsor ki 1 tanah yg gugur dan meluncur dng cepat ke bawah ; -- mampat ki 1 tanah padat (tidak gembur) ; -- marginal ki Tan 1 tanah yg hasilnya dapat mencukupi atau menutup biaya-biaya yg dikeluarkan oleh penggarap ; -- matang ki 1 tanah yg telah mengalami penyelesaian untuk urusan-urusan permohonan hak pemilikan, surat balik nama, dsb; tanah yg sudah siap dipakai untuk mendirikan bangunan, dsb ; -- mati ki 1 tanah yg tidak diusahakan lagi ; -- mati ki 1 tanah kuburan ; -- meminta ki 1 sampai ajal ; -- mentah ki 1 tanah milik negara yg bebas ; -- milik ki 1 tanah yg menjadi hak milik seseorang (bukan tanah negara) ; -- mulus ki 1 tanah yg hitam dan kaya humus ; -- negara ki 1 tanah milik negara ; -- nominal ki 1 tanah milik desa diusahakan bersama oleh penduduk desa ; -- pamah ki 1 tanah yg rata (datar) ; -- pertikelir ki 1 tanah yg pemiliknya mempunyai hak pertuanan; tanah milik tuan tanah ; -- perawan ki 1 tanah yg belum pernah digarap ; -- perponding ki 1 tanah milik yg turun-temurun bagi orang indonesia ; -- persil ki 1 tanah sewa (lamanya 75 tahun) ; -- pusaka ki 1 tanah yg menjadi milik turun-temurun dr nenek moyang ; -- raya ki 1 benua ; -- semenanjung ki 1 jazirah ; -- suci ki 1 daerah atau negara yg dianggap suci oleh para penganut agama (spt mekah bagi umat islam atau palestina bagi umat kristen) ; -- suku ki 1 tanah yg menjadi milik segenap kaum (suku) ; -- tegalan ki 1 tanah yg luas dan rata yg ditanami palawija dsb dng tidak mempergunakan sistem pengairan atau irigrasi dan bergantung pd hujan; ladang; huma ; -- tegar ki 1 tanah keras dan kering ; -- tersirah ki 1 tanah tersirat; kubur ; -- tersirat ki 1 kubur; makam ; -- tinggal ki 1 tanah yg ditanami dan didiami ; -- titisan ki 1 tanah yg hasilnya untuk kas desa ; -- tumpah darah ki 1 tanah tempat kelahiran; kampung halaman ; -- ulayah ki 1 tanah hutan yg sudah menjadi milik orang tetapi belum diusahakan ; -- uruk ki 1 tanah yg dipakai untuk menguruk atau menimbun lubang (pd tanah rendah, sawah, dsb) supaya rata ; -- usaha ki 1 tanah pertikelir atau tanah pemerintah yg diusahakan orang ; -- wakaf ki 1 tanah yg didermakan untuk mendirikan sesuatu yg berguna bagi umum (mesjid, madrasah, rumah sakit, dsb) ; -- yasan ki 1 tanah milik perorangan menurut hukum adat
ber.ta.nah v ki 1 mempunyai tanah; ada tanahnya ; ki 2 v berurat berakar
me.nge.ta.nah.kan v ki 1 membawa (menurunkan) ke tanah ; ki 2 mengebumikan (menguburkan) ; ki 3 menurunkan derajat (kehormatan dsb): hamba bersumpah tidak akan ~ nama kaum satria

2 ta.nah ki 1 n ukuran panjang; depa