1 te.tap cak 1 v selalu berada (tinggal, berdiri, dsb) di tempatnya: orang tuanya ~ tinggal di dusun; cak 2 v tidak berubah (keadaannya, kedudukannya, dsb): kalimat-kalimat itu terbentuk menurut pola-pola ~ dan tertentu; cak 3 v tidak berpindah-pindah; tidak beranjak: bertiup angin timur yg ~ arahnya; cak 4 v selalu demikian halnya (tt keadaan, perbuatan, dsb): sampai kini ia masih ~ menjadi bupati; sekali merdeka ~ merdeka; cak 5 v tidak putus-putusnya; selalu; terus: matanya ~ melihat pd satu tempat saja; biar bagaimanapun ia ~ hendak mempertahankan haknya; cak 6 v untuk selamanya (tidak untuk sementara): bangunan ~; pegawai ~; pembantu ~; cak 7 v kekal selama-lamanya; lestari: di dunia ini tiada sesuatu pun yg ~; mudah-mudahan persahabatan kita ~ hingga akhir zaman; cak 8 v sudah pasti (tentu): tempat dan harinya sudah ~; pajaknya sudah ~; pekerjaannya tidak ~, tidak tentu; -- hati cak 1 tabah hati; keras hati; tidak tergoda (tergiur) dsb: dng tetaphati ia menghadapi segala tantangan dan rintangan; -- hati cak 1 teguh berpegang pd keyakinannya (adatnya dsb): ia tetap hati tidak mau mengalah; -- hati cak 1 sudah tidak berubah lagi (tt niat, putusan, dsb): tetap hatinya ingin berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji pd tahun ini juga
me.ne.tap v cak 1 bertempat tinggal tetap (di); bermukim di: banyak orang asing ~ di kota dagang itu; ada yg pulang ke kampung halamannya, ada pula yg ~ di kota-kota
me.ne.tap.i v cak 1 menepati (janji dsb); menunaikan (nazar, niat, dsb): ia tidak pernah ~ janjinya; barang siapa tidak ~ nazarnya akan mendapat kecelakaan; cak 2 v memenuhi (kewajiban dsb): menjalankan (apa-apa yg tersebut dl aturan dsb): para pegawai hendaknya ~ kewajibannya masing-masing
me.ne.tap.kan v cak 1 menjadikan tetap; mempertahankan supaya tetap (lestari, tidak berubah, dsb): mereka hendak ~ apa yg sudah ada; cak 2 v menentukan; memastikan: ~ lokasi proyek-proyek pembangunan tidaklah mudah; cak 3 v mengambil keputusan; memutuskan: pemerintah ~ untuk melebur semua perkumpulan kepanduan yg ada di indonesia menjadi satu; cak 4 v menunjuk (memilih, mengangkat) jadi ...: rapat anggota tidak ~ dia menjadi ketua koperasi; cak 5 v meneguhkan; menguatkan: orang itu ~ janji yg sudah dikatakannya
mem.per.te.tap v cak 1 menjadikan lebih tetap
mem.per.te.tap.kan v cak 1 mempertetap
pe.ne.tap.an n cak 1 proses, cara, perbuatan menetapkan; penentuan; pengangkatan (jabatan dsb); pelaksanaan (janji, kewajiban, dsb): ~ bahasa indonesia menjadi bahasa persatuan terjadi pd tahun 1928; 2 n tindakan sepihak menentukan kaidah hukum konkret yg berlaku khusus
ke.te.tap.an n 1 hal (keadaan) tetap; ketentuan; kepastian: adat perkawinan di kalangan suku terasing itu banyak yg bertentangan dng ~ hukum agama; 2 n keteguhan (hati, niat, dsb); ketabahan (hati); kekerasan (hati, kemauan) ; 3 n keputusan; beslit (pengangkatan dsb): sampai detik ini ~ yg resmi sebagai kepala sekolah belum ada; -- MPR 1 keputusan mpr yg mempunyai kekuatan hukum ke luar dan ke dalam mpr ; -- pajak 1 keputusan direktorat jenderal pajak mengenai besarnya pajak yg harus dibayar oleh wajib pajak

2 te.tap 1 v
me.ne.tap v 1 mengesat atau mengeringkan (sesuatu yg basah spt tulisan tinta dsb) dng cara menekankan barang yg dapat mengisap (spt kertas kembang dan kain): ia ~ air matanya dng saputangan; ia segera ~ tinta pd tulisannya supaya cepat kering
pe.ne.tap n 1 barang yg dipakai untuk menetap: kertas ~ ; kain ~